David Beckham ungkapkan keterkejutan serangan teror di Paris

4-david-beckham-unicef

David Beckham mengatakan dia sangat menghormati keputusan Zinedine Zidane untuk menarik diri dari pertandingan amal setelah serangan teror di Paris.

Legenda Perancis ini seharusnya tampil dalam pertandingan di Old Trafford bersama dengan susunan pemain bintang lainnya untuk menggalang dana bagi Unicef.

Tetapi dia menarik diri bersama rekan kompatriotnya Patrick Vieira dan Christian Karembeu untuk mengenang 129 orang yang kehilangan nyawanya di ibu kota Perancis hari Jumat malam lalu.

Dan Beckham mengaku berduka cita bagi keluarga dari para korban.

Mantan gelandang Manchester United ini mengatakan: “Saya mengerti mengapa Zizou [Zidane] memutuskan untuk tidak bermain. Dia sangat menghormati saya dan saya sepenuhnya mengerti, dia selalu jadi teman saya.

“Dia seorang pria yang bersemangat dan, seorang Perancis, apa yang terjadi hari ini sangat memukulnya.

“Sangat menyedihkan melihat kejadian itu, sayangnya kita melihatnya di seluruh dunia dan sudah melihatnya baru-baru ini.

“Atas nama saya sendiri, manajer, pemain, dan fans kami semua berbela sungkawa atas mereka yang kehilangan nyawanya di Paris dan juga kami mengirimkan doa kami untuk semua orang di Perancis.”

Beckham dan anaknya Brooklyn bermain bersama ketika Inggris & Irlandia mengalahkan Rest of The World 3-1 dalam pertandingan itu.

Michael Owen mencetak dua gol sementara Paul Scholes juga menyumbang satu gol setelah menyundul umpan silang dari Beckham bagi tim yang dikepalai oleh Sir Alex Ferguson.

Dwight Yorke mencetak satu gol hiburan bagi tim the Rest of the Word, yang juga terdiri dari legenda lainnya seperti Ronaldinho, Luis Figo, Robert Pires dan Michael Ballack dan tim itu dilatih oleh mantan pelatih timnas Inggris Carlo Ancelotti.

Pertandingan amal itu juga merupakan reuni pertama kali antara David Beckham dan Sir Alex Ferguson yang sudah berpisah sejak tahun 2003. Tiket di Old Trafford langsung terjual habis seminggu sebelum pertandingan dimulai. Seluruh dana tiket tersebut sepenuhnya disumbangkan pada organisasi PBB Unicef untuk pengembangan anak-anak miskin di seluruh dunia.